Pemkot Medan Umumkan Peresmian Proyek Mastrans Bus Rapid Transit

by -26 Views
ads

Pemkot Medan Umumkan Peresmian Proyek Mastrans Bus Rapid Transit

MediaRakyat.online, – Pemerintah Kota Medan, bersama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, mengumumkan peresmian proyek Mastrans Bus Rapid Transit (BRT) Medan-Binjai-Deliserdang (Mebidang) pada Jumat, 19 April 2024. Proyek ini, dengan anggaran Rp1,9 triliun, bertujuan untuk meningkatkan sistem transportasi publik yang terintegrasi di wilayah metropolitan Medan.

ads

Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyatakan bahwa penyediaan angkutan massal merupakan solusi untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di jalan raya, mengingat keterbatasan kapasitas jalan dan anggaran yang dimiliki pemerintah.

Pemerintah Kota Medan berkomitmen untuk mengawasi pelaksanaan hingga penyelesaian proyek ini, dan menegaskan bahwa kehadiran Mastrans BRT Mebidang akan membantu kelancaran aktivitas masyarakat di masa depan.

Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Agustinus Panjaitan, menjelaskan bahwa Medan-Binjai-Deli Serdang adalah kawasan dengan pergerakan penduduk yang tinggi, namun juga memiliki tingkat kecelakaan yang tinggi. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Ditargetkan bahwa penggunaan transportasi publik akan meningkat dari tahun 2020 hingga 2040, sehingga penggunaan kendaraan pribadi dapat diminimalkan. Proyek BRT Mebidang diharapkan dapat memperbaiki mobilitas masyarakat di wilayah Medan, Binjai, dan Deli Serdang.

Proyek transportasi massal BRT Mebidang telah dipersiapkan sejak 2022 dan akan memasuki tahap konstruksi, dengan operasional bertahap dimulai pada 2024. Proyek ini dijadwalkan selesai pada 2027 dan akan memiliki koridor utama sepanjang 21,13 km, dengan tambahan 13 rute lainnya yang menjangkau seluruh wilayah Medan.

Proyek senilai Rp1,9 triliun ini diharapkan dapat mengubah wajah Kota Medan menjadi lebih terintegrasi, dengan trotoar yang ramah bagi pejalan kaki dan dapat diakses oleh penyandang disabilitas.

ads