Sandiaga Titip Pesan Kepada Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo

by -20 Views
ads

Sandiaga Titip Pesan Kepada Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo

MediaRakyat.online, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mendorong pengembangan desain karakter menjadi usaha kreatif sehingga dapat memberikan dampak positif pada masyarakat.

ads

Sandiaga menitipkan pesan kepada calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, agar memfokuskan upayanya untuk menciptakan jutaan lapangan pekerjaan baru melalui wirausaha kreatif.

“Saya titip pesan ke Mas Ganjar soal UMKM atau ekonomi kreatif, bahwa Mas Ganjar punya komitmen untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi para pelaku industri kreatif,” ujar Sandiaga saat berbicara di acara “Penguin SeliweRun” di Taman Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (14/1/2024).

Sebelumnya, Sandiaga bertanya pada Ganjar tentang makna di balik pinguin dalam acara tersebut.

Ganjar Pranowo mengatakan bahwa banyak generasi muda kreatif di media sosial yang senang ketika ia memberikan respons dengan gambar pinguin hormat.

“Dari situlah, muda-mudi mengambil inisiatif untuk membuat kaus pinguin, membentuk kelompok pinguin, dan mengekspresikan minat tersebut dengan potensi pengembangan lebih serius,” ujarnya.

Menurut Ganjar, ia mencoba merasakan apa yang diinginkan oleh generasi muda tersebut dan mengikutinya dengan mengikuti akun mereka di media sosial.

Keseriusan tersebut terbukti dalam acara “Penguin SeliweRun” di Taman Senayan, Jakarta, yang melibatkan ribuan pelari dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Acara ini merupakan wujud dari pengembangan kreativitas menjadi sebuah upaya untuk menciptakan lapangan pekerjaan” ucapnya.

Ganjar juga mengakui adanya peluang bisnis di sektor lisensi hiburan dan karakter. Ke depan, ia berharap lebih banyak wirausahawan yang tertarik untuk menciptakan karakter atau gambar dengan hak kekayaan intelektual (IP Character) dari Indonesia.

“Dalam hal ini, regulasi seperti Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif dapat mendukung pelaku ekonomi kreatif untuk mengajukan hak kekayaan intelektual sebagai objek pembiayaan,” tandasnya. *

Editor: Mas Bons

ads