Pentingnya Pengelolaan Kebun Berbasis Masyarakat

by -40 Views
ads

Pentingnya Pengelolaan Kebun Berbasis Masyarakat

MediaRakyat.online, – Pemkab Bandung dalam menggalakkan konservasi berbasis kesejahteraan masyarakat menunjukkan komitmen terhadap upaya pelestarian yang melibatkan partisipasi dan kesejahteraan masyarakat.

ads

Seperti yang diungkapkan oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Ekonomi Dr. Ir. H. A Tisna Umaran, M.P., Musyawarah Bupati bersama masyarakat tani di Taman Teknologi Pertanian Kopi Desa Cibeureum Selasa (5/12/2023).

Tisna Umaran menjelaskan mengenai keterbatasan lahan di dataran tinggi, khususnya di Kertasari, dengan sebagian besar lahan berstatus HGU dan hak pengelolaan hutan di Perhutani, menyoroti kompleksitas pemanfaatan lahan.

“Adanya program PHBM (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat) di Perhutani serta pengelolaan kebun berbasis masyarakat di perkebunan menunjukkan upaya terstruktur untuk memanfaatkan lahan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat,” katanya.

Pentingnya mengarahkan konsep-konsep seperti PHBM dan pengelolaan kebun berbasis masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup dan penghasilan masyarakat di daerah dengan lahan terbatas, seperti Kertasari.

Tisna menyampaikan, pengelolaan yang sesuai dengan harapan konsep awal dapat memberikan solusi bagi masyarakat yang terbatas pilihan lahan.

“Perlunya perhatian lebih dalam kebijakan untuk memastikan bahwa lahan konservasi juga memenuhi fungsi sebagai sumber penghidupan dan penghasilan bagi masyarakat setempat,” imbuhnya.

Tisna menyoroti bahwa hutan ditanami tanaman keras dan lahan miring disengked serta ditanami tanaman keras menunjukkan upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan.

“Pentingnya memberikan panduan dalam pemilihan tanaman keras yang produktif. Fokus pada tanaman keras yang memberikan manfaat baik bagi petani maupun kawasan secara keseluruhan menjadi strategi yang perlu diperhatikan,” ujarnya.

Jadi, Pendekatan mengenai memberikan contoh-contoh praktis dalam konservasi dengan tanaman yang ramah lingkungan namun menguntungkan, menunjukkan pentingnya pendekatan berbasis kesejahteraan.

Mendorong masyarakat dengan memberikan informasi tentang tanaman produktif dan ekonomis, seperti alpukat varietas parkinson di dataran tinggi, dapat menciptakan keuntungan ekonomis dan mendukung upaya konservasi.

“Integrasi konsep konservasi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian produktif dan berkelanjutan adalah langkah positif untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat,” pungkasnya.

Editor: Mas Bons

ads