Nekat Ambil 3 Kg Ganja dari Jasa Ekspedisi, Dua Pemuda Berhasil di Amankan

by -39 Views
ads

Nekat Ambil 3 Kg Ganja dari Jasa Ekspedisi, Dua Pemuda Berhasil di Amankan

MediaRakyat.online, – Aditya alias Adit (24) dan Ahmadi alias Madi (26) ditangkap oleh anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi pada 8 Desember 2023 di Kampung Kurubut, Desa Citaman, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, pada 8 Desember 2023.

ads

Mereka nekat mengambil tiga kilogram ganja dari jasa ekspedisi untuk diedarkan di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

Penangkapan dua pemuda tersebut dipicu oleh laporan dari masyarakat, dan tim Opsnal Unit II Satuan Narkoba Polres Cimahi berhasil mengamankan Aditya alias Adit (24) dan Ahmadi alias Madi (26).

“Pada saat penangkapan, ditemukan barang bukti seberat 3.018 gram atau 3 kilogram ganja,” ujar Kasatnarkoba Polres Cimahi, AKP Tanwin Nopiansah saat dihubungi, Minggu (10/12/2023).

Keterangan dari kedua tersangka menyebutkan bahwa mereka mendapatkan ganja tersebut melalui titipan secara online yang dikirim melalui jasa pengiriman barang dari tersangka lainnya bernama Sofian alias Pian.

“Rencananya, ganja tersebut akan diedarkan kembali kepada orang lain sesuai arahan dari Sofian, menjadikan kedua tersangka sebagai perantara dalam transaksi narkotika jenis ganja. Sofian sendiri masih dalam pengejaran pihak berwajib,” kata Tanwin.

Kedua tersangka baru satu bulan menjadi perantara dalam jual beli ganja dan mengaku mendapat keuntungan rata-rata Rp 1,5 juta. Selain itu, mereka juga menggunakan ganja secara cuma-cuma.

“Selanjutnya, kedua tersangka bersama barang bukti telah dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polres Cimahi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, pihak kepolisian menyita barang bukti berupa kardus warna cokelat yang dibalut lakban, di dalamnya terdapat satu bungkus plastik warna hitam berisi daun ganja yang dikemas ke dalam dua bungkus plastik warna hitam dan bening.

“Selain itu, juga disita dua buah handphone, timbangan digital warna putih, tujuh lembar kertas nasi warna cokelat, dan satu buah hekter. Semua barang bukti tersebut menjadi bagian dari proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Tanwin.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Pasal ini mengancam hukuman maksimal 15 tahun penjara bagi pelaku tindak pidana narkotika. Proses hukum selanjutnya akan melibatkan penilaian dari pihak berwenang dan pengadilan untuk menentukan hukuman yang tepat sesuai dengan peran serta dan tingkat keterlibatan masing-masing tersangka.

Editor: Mas Bons

Dapatkan update berita pilihan di Grup WhatsApp *Kabaran Jabar Portal Informasi*

ads