KPU dan Bawaslu RI Usut Laporan Dugaan Kenaikan Transaksi Dana Kampanye

by -48 Views
ads

KPU dan Bawaslu RI Usut Laporan Dugaan Kenaikan Transaksi Dana Kampanye / Foto: Ilustrasi

MediaRakyat.online, – KPU dan Bawaslu RI mengusut laporan dugaan kenaikan transaksi ‘gelap’ dana kampanye Pemilu 2024. PPATK sebagai Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan berperan penting.

ads

Komisioner KPU RI August Mellaz mengatakan, pendalaman yang dilakukan oleh KPU terhadap surat laporan PPATK merupakan langkah penting untuk memahami lebih rinci dugaan transaksi ‘gelap’ dana kampanye yang dilaporkan.

“Respons menyeluruh dari KPU diharapkan dapat memberikan klarifikasi dan tindak lanjut yang sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga integritas pemilu dapat tetap terjaga,” kata Mellaz saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (15/12/2023).

Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty pun demikian, soal laporan PPATK menunjukkan komitmen untuk memastikan integritas dan transparansi dalam pelaksanaan pemilu.

“Langkah-langkah yang sesuai dengan regulasi untuk menjaga keberlanjutan proses demokrasi yang sehat. Dalam proses pendalaman, ujar Lolly saat dikonfirmasi wartawan.

Laporan dari PPATK mengenai peningkatan transaksi mencurigakan terkait kampanye peserta Pemilu 2024 pentingnya pengawasan terhadap keuangan kampanye untuk memastikan transparansi dan kepatuhan terhadap aturan.

“Hal ini dapat membantu menjamin integritas dalam proses demokrasi dan mencegah potensi pelanggaran yang dapat merugikan proses pemilihan,” ucap Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Kamis pekan ini.

PPATK yang mencatat kenaikan transaksi mencurigakan terkait Pemilu 2024, termasuk di partai politik dan perseorangan, menjadi informasi krusial untuk KPU dan Bawaslu.

“Pendalaman dan respons menyeluruh dari kedua lembaga ini sangat penting untuk memastikan integritas, kepatuhan, dan transparansi dalam proses pemilihan serta mencegah potensi pelanggaran,” kata Ivan.

Cara pasang Iklan di Kabaran Jabar:

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

Editor: Mas Bons

ads