Ruh Nasionalisme Baru, Mimpi Itu Memang Perlu

by -48 Views
ads

Ruh-Nasionalisme-Baru-Mimpi-Itu-Memang-Perlu

MEDIARAKYAT.online, – Indonesia Emas 2045 Harus Menjadi Mimpi Bersama, atau Indonesia Superpower baru yang saat ini menghadapi tantangan geopolitik global.

ads

Itulah yang dikatakan Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Indonesia, Anis Matta.

Ruh nasionalisme baru, Anis Matta menjelaskan, kita perlu lakukan konsolidasi politik, dimana dunia tengah mengalami disrupsi atau fenomena perubahan yang masif.

“Perlu energi besar dan juga peta jalan untuk mencapai tujuan besar itu,” ucap Anis Matta.

Gagasan Indonesia Emas 20245 ini, Anis Matta berharap, jadi mimpi itu memang perlu, ada timeline-nya untuk mencapainya.

“Kita sepakat dengan gagasan Indonesia Emas 2045 ini, yang akan menjadi babak baru sejarah baru Indonesia yang harus kita lewati. Tetapi kita harus menghitung secara matang kendala geopolitik saat ini, agar kita tidak gagal seperti Malaysia,” katanya.

Sehingga Indonesia mesti merumuskan sendiri satu model dalam membukukan pertumbuhan ekonominya, karena Asia Tenggara adalah kawasan yang netral, tidak punya perikatan geopolitik global seperti negara-negara di Asia Timur antara lain Jepang, China, Korea Selatan dan Taiwan.

“Keempat negara di Asia Timur itu, punya perikatan geopolitik global dengan Amerika Serikat seperti halnya Jerman. Mereka diberikan transfer teknologi, invesment atau modal, dan market atau pasar. Indonesia tidak seperti itu, tidak ada perikatan. Kalau Indonesia, itu lika-likunya mirip-mirip Rusia, Turki dan India,” ujarnya.

Karena itu, kata Ketua Umum Partai Gelora yang mendapatkan nomor urut 7 sebagai peserta Pemilu 2024 ini, perlu merumuskan peta jalan sendiri agar menjadi negara maju atau superpower baru dunia.

“Artinya bangsa ini, punya determinasi dengan tantangan geopolitik yang luar biasa besarnya saat ini. Saya membaca bahwa disrupsi geopolitik sekarang ini, akan mempunyai impact yang sangat besar, sehingga kita perlu membuat antisipasi tantangan tersebut, karena kita tidak memiliki perikatan geopolitik seperti halnya Jepang,” tegasnya.

Namun, Anis Matta menegaskan, Indonesia punya modal sumber daya alam, sumber daya manusia, letak geografis dan karakter budaya yang kuat untuk menjadi negara maju, meski tidak memiliki perikatan geopolitik global.

“Dengan memahami situasi geopolitiknya dan bisa melampaui tantangannya, saya yakin Indonesia akan tumbuh menjadi negara besar, negara maju yang mensejahterakan seluruh rakyatnya. Indonesia akan membukukan pertumbuhan ekonomi luar biasa nantinya,” pungkas Anis Matta.

ads